PAMEKASAN (17/8) - Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-77 Republik Indonesia diperingati pada Rabu (17/8) hari ini. Tahun ini, peringatan ke-77 Kemerdekaan Negara Kesatuan Republik Indonesia ini menjunjung tema "Pulih Lebih Cepat, Bangkit Lebih Kuat". Salah satu bentuk kegiatan dalam rangka merayakan Peringatan Hari Ulang Tahun Ke-77 Kemerdekaan Republik Indonesia ini adalah dengan mengikuti upacara bendera secara gabungan. Berlokasi di Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Pamekasan, kegiatan upacara bendera dalam rangka Peringatan Hari Ulang Tahun Ke-77 Kemerdekaan Republik Indonesia ini diisi dengan berbagai rangkaian acara seperti pembacaan teks Proklamasi, pengibaran bendera merah putih, pidato kemerdekaan hingga membaca doa kemerdekaan.

Kalapas IIA Pamekasan Seno Utomo membacakan Teks Pidato Menkumham Yasonna H Laoly

 

Kantor Imigrasi Kelas III Non TPI Pamekasan sebagai salah satu satuan kerja di bawah Kementerian Hukum dan HAM mengikuti kegiatan upacara gabungan ini. Sebanyak 23 orang pegawai hadir mengikuti kegiatan Upacara ini di lokasi. Kegiatan dihadiri dan dipimpin oleh Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Kalapas) Kelas IIA Pamekasan Seno Utomo. Para peserta Upacara berasal dari satuan kerja di jajaran Kementerian Hukum dan HAM dengan wilayah kerja di Kabupaten Pamekasan, di antaranya Lapas Kelas IIA Pamekasan, Lapas Khusus Narkotika Kelas IIA Pamekasan, Bapas Pamekasan, serta Kantor Imigrasi Kelas III Non TPI Pamekasan.

Dalam pidatonya, Kalapas Pamekasan Seno Utomo membacakan pidato resmi dari Menteri Hukum dan HAM Republik Indonesia Yasonna H. Laoly. Seno mengatakan bahwa upacara bendera ini dilaksanakan sebagai ungkapan rasa syukur atas kemerdekaan yang telah diraih dan untuk mengenang jasa perjuangan para pahlawan. "Dan tidak kalah pentingnya, upacara ini harus kita maknai sebagai penggugah semangat kebangsaan, cinta akan tanah air dan komitmen bersama untuk membangun Indonesia Raya.", lanjutnya. Pemerintah melalui Kementerian Hukum dan HAM memberikan remisi kepada 168.916 orang narapidana di seluruh Indonesia, yang terdiri dari 166.191 orang narapidana mendapatkan remisi Umum I dan 2.725 orang narapidana mendapatkan remisi Umum II atau langsung bebas. Seno melanjutkan, "hal ini sebagai bentuk penghargaan kepada WBP yang telah mengikuti program pembinaan dengan baik serta telah memenuhi persyaratan sesuai peraturan perundang-undangan.".

 

  

Foto kiri: Kakanim (paling kanan) mengikuti Upacara Gabungan Peringatan HUT Ke-77 Kemerdekaan RI.
Foto kanan: para pegawai Kantor Imigrasi Kelas III Non TPI Pamekasan mengikuti kegiatan Upacara.

 

 

Sesi foto bersama

 

Selain itu, Seno juga mengingatkan kembali pidato Presiden Jokowi mengenai langkah-langkah besar, diantaranya adalah sebagai berikut :

  1. Mmendukung program hilirisasi dan industrialisasi sumber daya alam,
  2. Mendukung program optimalisasi sumber energi bersih dan ekonomi hijau,
  3. Mendukung program perlindungan hukum, sosial, politik dan ekonomi untuk rakyat,
  4. Mendukung program Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) agar bisa segera naik kelas melalui digitalisasi, pendaftaran e-katalog pada pelaku UMK, serta penggunaan produk dalam negeri bagi lingkungan, dan
  5. Mendukung sepenuhnya proses pembangunan Ibu Kota Nusantara sekaligus juga mempersiapkan segala sesuatunya dalam rangka pemindahannya.

Menutup pidato, Kalapas membacakan pesan Menteri Hukum dan HAM Yasonna H Laoly kepada seluruh satuan kerja jajaran Kementerian Hukum dan HAM di daerah, diantaranya adalah memiliki semangat juang para pahlawan, memiliki pandangan dan pola pikir positif, memiliki optimisme dan sikap pantang menyerah, mampu berkontribusi untuk mewujudkan Indonesia yang berdaulat dan mandiri dengan memaksimalkan penggunaan Produk Dalam Negeri, serta menjunjung tinggi tata nilai PASTI dan BERAKHLAK dalam rangka mensukseskan prioritas nasional dan berkontribusi dalam pembangunan nasional. (AR)