PAMEKASAN - Dalam rangka memeriahkan Hari Dharma Karya Dhika (HDKD) ke-77 Tahun 2022, Kantor Imigrasi Kelas III Non TPI Pamekasan Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Jawa Timur melaksanakan kegiatan Imigrasi Masuk Desa (IMD) pada Jumat (12/8). Kegiatan ini dilaksanakan di Desa Pegantenan, Kecamatan Pegantenan Kabupaten Pamekasan oleh 15 orang petugas dari Kantor Imigrasi Kelas III Non TPI Pamekasan yang dipimpin langsung oleh Kepala Sub Seksi Pelayanan dan Verifikasi Dokumen Keimigrasian Agus Surono. Sejumlah pejabat turut hadir, diantaranya Wakil Bupati Pamekasan Fattah Jasin, Kepala Divisi Keimigrasian Kantor Wilayah Kemenkumham Jatim Hendro Tri Prasetyo, Kepala Kantor Imigrasi Kelas III Non TPI Pamekasan Imam Bahri, Kasubsi Yanverdokim Agus Surono, Camat Pegantenan Abdul Munif dan Kades Pegantenan Sulastri.

    

 Sesi Foto Bersama (foto kiri). Petugas memberikan layanan Paspor pada acara Imigrasi Masuk Desa (kanan).

 

Antusiasme masyarakat sangat terlihat dengan jumlah permohonan mencapai 66 permohonan. Sebagian besar berasal dari wilayah Kecamatan Pegantenan dan Kecamatan Kota Pamekasan. Rata-rata tujuan permohonan adalah untuk melaksanakan ibadah Umroh di Arab Saudi. Dalam sambutannya, Kepala Divisi Keimigrasian mengatakan bahwa, kegiatan Imigrasi Masuk Desa ini dilaksanakan dalam rangka menyambut Hari Jadi ke-77 Kementerian Hukum dan HAM, atau lebih dikenal dengan Hari Dharma Karyadhika yang jatuh pada tanggal 19 Agustus 2022.

 

 

 Wabup Pamekasan Fattah Jasin melakukan pemantauan langsung acara Imigrasi Masuk Desa

 

Sementara itu, Wakil Bupati Pamekasan Fattah Jasin yang langsung memantau acara ketika ditemui di lokasi mengatakan, pihaknya begitu salut dengan kinerja Imigrasi, di mana saat ini sistem telah berjalan secara online. "Pak Kadiv (Kemenkumham Jatim Hendro Tri Prasetyo, red) dan Pak Kakanim (Imam Bahri, red) juga siap untuk memfasilitasi pelayanan ke daerah untuk melayani pemohon yang tidak dapat datang ke kantor imigrasi atau yang terkendala sakit. Oleh karena itu tadi juga, beliau menyampaikan terbuka untuk bersinergi mengenai data, karena data seperti eKTP dan KK itu sangat dibutuhkan dalam pengurusan paspor. Nah ternyata di sistem imigrasi ini sudah sip dan sudah online", ujarnya. Sementara itu, Hendro menambahkan, "Imigrasi bukan hanya melayani, tetapi juga mengawasi, dan juga menjaga keamanan dan ketertiban nasional. Itu yang menjadi dasar utama kita bisa melayani masyarakat.", tuturnya menutup sesi wawancara. (AR)