PAMEKASAN - Kantor Imigrasi Kelas III Non TPI Pamekasan terus melakukan pembenahan internal untuk menciptakan tata organisasi yang bersih, akuntabel dan transparan dalam pemberian layanan keimigrasian maupun kegiatan tata usaha. Untuk memastikan hal tersebut, tim IT pada subseksi Teknologi Informasi, Intelijen dan Penindakan Keimigrasian Kantor Imigrasi Kelas III Non TPI Pamekasan Kanwil Kemenkumham Jawa Timur melakukan update pada aplikasi Satu Data Imigrasi untuk Pamekasan (Sada Insan) pada Senin (01/11/2022).

Kepala Kantor Imigrasi Pamekasan Imam Bahri ketika dihubungi via WhatsApp mengatakan, aplikasi Sada Insan merupakan bentuk inovasi yang dibuat sebagai wujud transparansi dan akuntabilitas kinerja Kantor Imigrasi Kelas III Non TPI Pamekasan kepada masyarakat. "Kami sangat terbuka kepada masyarakat sebagai stakeholder yang ingin memperoleh informasi terkait layanan maupun akuntabilitas kinerja kami. Salah satunya, membuat terobosan dengan cara membangun aplikasi Sada Insan ini," tuturnya.

Imam melanjutkan, pada aplikasi ini terdapat 5 fitur utama, yaitu menu Administrasi dengan submenu Kehadiran Pegawai dan Serapan Anggaran, menu Buletin dengan submenu Buletin Imigrasi, menu Pencarian Data dengan submenu Izin Tinggal Keimigrasian dan Paspor WNI. Masyarakat dapat mengetahui jumlah pegawai hadir, sakit maupun izin pada menu Kehadiran Pegawai. "Adapun menu Serapan Anggaran menampilkan data penyerapan anggaran per triwulan, yang disajikan dalam format tabel dan grafis," tambahnya. Apabila masyarakat ingin membaca buletin berisi informasi capaian kinerja Kantor Imigrasi Kelas III Non TPI Pamekasan, cukup mengklik menu Buletin Imigrasi.

Menu Pencarian Data merupakan fitur yang disediakan untuk masyarakat di wilayah Madura, yang mengajukan permohonan Paspor maupun Izin Tinggal di Kantor Imigrasi Kelas III Non TPI Pamekasan. "Data pada submenu Pencarian Data Paspor maupun Pencarian Data Izin Tinggal berasal dari basis data yang diupdate setiap hari oleh tim IT Kantor Imigrasi Kelas III Non TPI Pamekasan. Dengan demikian, masyarakat dapat memperoleh informasi terkini mengenai status atau tahapan permohonannya," tutup Kakanim Imam Bahri. (AR)

 

   

   

Tampilan Aplikasi Sada Insan